Sudahkah kamu melaporkan SPT Tahunan? Bagi kamu yang memiliki NPWP, pelaporan SPT Tahunan diwajibkan setiap tahunnya yang bisa dilakukan mulai dari 1 Januari hingga 31 Maret. Formulir SPT Tahunan Orang Pribadi terdapat 2 jenis, yaitu formulir 1770 S dan 1770 SS. Yang membedakan dari 2 formulir tersebut adalah formulir 1770 S diperuntukkan bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan bruto diatas 60 juta, sedangkan formulir 1770 S2 diperuntukkan bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan bruto kurang dari 60 juta.

Baca Juga : Cara Membuat NPWP Online

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk pelaporan SPT Tahunan adalah nomor NPWP, email, password, kode efin, dan bukti pemotongan pajak dari perusahaan. Nomor NPWP dan password digunakan untuk login ke website DJP Online. Kode efin digunakan ketika kamu lupa password login. Email digunakan untuk kode verifikasi pengiriman SPT. Bukti pemotongan pajak dari perusahaan digunakan ketika input data pada Bagian A : Pajak Penghasilan. Kali ini yang bakalan aku bahas adalah pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi dengan Formulir 1770 SS.

1. Buka browser kamu dan buka link DJP Online  https://djponline.pajak.go.id/account/login. Gunakan nomor NPWP dan password yang biasa kamu pakai. Bila lupa dengan password, persiapkan kode efin dan email, kemudian klik reset pasword.

DJP online

Login ke DJP Online

2. Bila sudah berhasil login, maka akan muncul dashboard pelaporan pajak. Terdapat data pribadi, e-filling, e-billing, dan e-form. Untuk pelaporan SPT Tahunan, klik e-filling.

dashboard djp online

Dashboard DJP Online

3. Kemudian akan muncul dashboard e-filling. Data yang ditampilkan seperti petunjuk pelaporan SPT, data SPT yang telah dikirim maupun SPT pembetulan, dan button untuk buat SPT. Pilih Buat SPT yang berada pada pojok kanan atas.

Dashboard E-Filling SPT

Dashboard E-Filling SPT

4. Lalu akan muncul form SPT yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan menentukan apakah form 1770 S atau form 1770 SS. Pertanyaan pertama pilih “tidak”, pertanyaan kedua pilih “tidak”, dan pertanyaan ketiga pilih “ya”. Maka secara otomatis akan muncul button form 1770 SS. Klik button tersebut dan akan muncul form 1770 SS.

formulir SPT 1770 ss

Formulir SPT 1770 SS

5. Pilih tahun pajak yang ingin dilaporkan serta pilih jenis pelaporan SPT Tahunan, apakah normal atau pembetulan. Lalu pilih berikutnya.

Formulir SPT 1770 SS

Formulir SPT 1770 SS

6. Kemudian akan muncul Isi Data SPT. Pertama masukkan data pada bagian A : Pajak Penghasilan. Masukkan data sesuai dengan bukti pemotongan pajak penghasilan yang di dapat dari perusahaan. Setelah selesai, pilih berikutnya untuk memasukkan data Bagian B : Penghasilan yang dikenakan PPh Final. Pilih berikutnya.

pajak penghasilan pph

Bagian A : Pajak Penghasilan

Penghasilan yang Di Kenakan PPh

Bagian B : Penghasilan yang Di Kenakan PPh

7. Pada Bagian C, inputkan total hutang dan harta pada tahun pajak yang akan dilaporkan.

Daftar Harta dan Kewajiban

Daftar Harta dan Kewajiban

8. Bila sudah yakin, lanjutkan pada bagian D dan centang setuju. Lalu pilih berikutnya.

Pernyataan Persetujuan Pengiriman SPT

Pernyataan Persetujuan Pengiriman SPT

9. Lalu akan muncul permintaan kode verifikasi. Klik pada tulisan [klik disini] lalu cek emai. Inputkan kode verifikasi yang dikirim ke email. Kemudian pilih Selesai.

Pengambilan Kode Verifikasi

Pengambilan Kode Verifikasi

10. Bila berhasil, maka akan muncul pop up bahwa pengiriman SPT berhasil dan terdapat survey kepuasan. Pemberitahuan berhasilnya pelaporan SPT Tahunan juga dikirimkan via email.

Pelaporan SPT Tahunan Berhasil

Pengiriman SPT Berhasil

Bukti SPT Diterima via Email

Bukti SPT Diterima via Email

Mudah kan untuk pelaporan SPT Tahunan? Bahkan pihak DJP akan memberikan email pengingat bagi kita yang belum melakukan pelaporan. Dengan email pengingat tersebut, kita bisa mengatur tanggal untuk melapor dan akan di ingatkan kembali oleh pihak DJP agar kita tidak terlambat untuk membuat pelaporan. Yuk bagi yang belum lapor SPT, segera lapor sebelum 31 Maret ya 🙂