Hello, kali ini aku akan menceritakan pengalaman Trip to Singapore 5D4N (5 hari 4 malam). Perjalanan ini aku lakukan bersama ibu dan teman kantorku beserta keluarganya. Tidak sama dengan teman yang bersama Trip to Malaysia 5D4N. Liburan ke Singapore ini untuk kedua kalinya. Sebelumnya aku sudah pernah ke Singapore bersama keluarga pada tahun 2014. Aku harap pada perjalanan liburan ini dapat menikmati tempat-tempat wisata yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. Seperti artikel sebelumnya, aku akan menceritakan bagaimana persiapanku untuk Trip to Singapore ini dan berkunjung ke tempat wisata mana saja.

1. Persiapan Trip to Singapore

Persiapan yang paling penting diantara yang lain adalah tiket penerbangan hahaha. Sebelumnya aku membeli tiket ini saat event Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) Oktober 2016 di Lippo Mall Kuta, Bali. Disana aku membeli Return Ticket Denpasar – Singapore untuk satu orang sebesar IDR 1.450.000, dan untuk mendapatkan harga tersebut saat Happy Hour (jam-jam tertentu). Menurutku lebih baik menggunakan momen travel fair seperti ini karena bisa mendapatkan harga tiket promo.

Lanjut ke persiapan berikutnya adalah hotel. Pertama kali tentukan lokasi hotel yang diinginkan. Lokasi hotel yang aku pilih dengan temanku adalah berada di wilayah Downtown Core atau Central Area. Setelah berbincang sana-sini, akhirnya kami memutuskan untuk memilih Peninsula Excelsior Hotel. Transaksinya aku lakukan via booking.com dengan pembayaran menggunakan kartu kredit sebesar SGD 929.20.

2. Keberangkatan di Ngurah Rai International Airport

Kami berangkat dari rumah pada pukul 4.30 am menggunakan taksi Blue Bird yang sudah kami booked sehari sebelumnya. Kali ini drivernya dateng tepat waktu. Jadi keinget pengalaman driver yang menjemput saat mau pergi ke Malaysia. Drivernya kurang tahu lokasi dan selalu salah masuk jalan padahal sudah dipandu via telepon. Sekitar pukul 4.20 am kami sudah sampai di tempat keberangkatan internasional. Cuaca mendadak hujan lebat, jadinya kami segera masuk untuk melakukan checkin.

Karena kami menggunakan Garuda Indonesia, tempat check in tepat berada setelah masuk ke International Departure. Disana kami menyerahkan 1 bagasi besar, dan kemudian melewati bagian imigrasi. Setelah melewati imigrasi, kami lanjut berjalan melewati Duty Free. Kami tidak langsung ke Gate 1B, kami pergi ke Gate 4 terlebih dahulu untuk mencari Gogo Franks, makanan favorite kami ketika berada di Ngurah Rai International Airport. Setelah itu kami kembali ke Gate 1B, breakfast dan sekalian menunggu temanku.

Saat kami dipersilahkan untuk Boarding, para penumpang dipersilahkan terlebih dahulu bagi yang memiliki kursi Business Class. Lalu di susul dengan kursi Economy Class, dengan menunjukkan paspor dan boarding pass. Ternyata pada hari ini orang-orang yang akan berangkat ke Singapura lumayan sedikit. Mungkin ini semua karena jamnya terlalu pagi. Karena aku sudah melakukan web checkin sehari sebelumnya, aku memilih tempat duduk nomor 23. Kami Boarding pada pukul 6.40 am dan take off pada pukul 7.10 am.

Boarding Pass to Singapore

Boarding Pass to Singapore

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia

3. DPS – SIN Garuda Indonesia GA840 08/03/2017

Perjalanan dari Denpasar ke Singapore menempuh waktu selama kurang lebih 2 jam 30 menit. Biasanya penerbangan menggunakan Garuda Indonesia, sebelum take off biasanya di bagikan permen. Entah kenapa kemarin enggak dibagikan permen. Apakah memang sekarang begitu atau bagaimana aku juga kurang tahu. Jadinya aku minta langsung sama pramugarinya untuk cadangan, karena akunya juga sudah bawa stok permennya sedikit. Aku sedang batuk dan flu, jadinya kalau enggak makan permen saat take off dan landing akan sakit telinga. Jadinya saat take off dan landing aku makan permen terus.

Lalu setelah 30 menit dari take off, para pramugari membagikan makanan. Waktu itu aku ditawari 2 menu, beef atau chicken. Kalau beef ada nasi dan sayurnya sedangkan ayamnya berupa omelet dan sosis. Aku ngerasa agak kecewa dengan makanan kali ini, berhubung aku tidak makan beef jadinya mau enggak mau harus pilih chicken yang rasanya agak kurang enak. Selain mendapatkan omelet, juga dapat buah, jajan, dan minuman dengan berbagai pilihan (orange juice, apple juice, air putih, coca cola, wine, coffee, milk). Setelah selesai menyantap makanan, pramugari kemudian membagikan kartu imigrasi singapura yang berwarna merah. Semua data yang diperlukan wajib diisi dengan benar karena akan diserahkan saat tiba di Changi International Airport. Maka dari itu, selama melakukan penerbangan internasional kita wajib membawa pulpen atau note kecil untuk jaga-jaga.

Food on GA Flight

Food on GA Flight

Setelah itu di pesawat juga bisa mendengarkan hiburan seperti lagu, film, dan ada permainan. Disediakan juga headphone untuk mendengarkan lagu dan film. Setiap kursi juga sudah dilengkapi bantal untuk tidur. Bagi penumpang yang menginginkan selimut, tinggal menekan tombol untuk memanggil pramugari dan meminta selimut. Selama penerbangan aku lebih memilih tidur karena sebelumnya aku kurang tidur. 45 menit sebelum landing, aku sudah bangun dan memakan permen agar telingaku enggak sakit.

Embarkation Card

Embarkation Card

4. Kedatangan di Changi International Airport Terminal 3

Tiba di Changi International Airport, jalannya agak lumayan jauh lalu cari eskalator turun untuk menuju imigrasi. Saat itu aku enggak ada di tanya-tanya. Hanya menyerahkan paspor, lalu di cap imigrasi. Setelah itu langsung ambil bagasi. Kemudian ambil jalur Nothing to Declare atau jalur hijau. Setelah itu kami lanjut membeli Singtel Sim Card. Singtel Stand sudah ada di depan kedatangan internasional terminal 3.Harga perdana sim card sebesar SGD 38 dengan saldo pulsanya SGD 38 dan mendapatkan free data sebesar 1 GB. Untuk membeli paket data lagi juga bisa menggunakan saldo tersebut.

Arrival Changi Airport

Arrival Changi Airport

Changi MRT Station

Looking for a MRT

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju MRT. Mencari MRT sangat mudah karena MRT juga terletak di terminal 3. Lihat saja penunjuk jalan untuk menuju MRT. Setelah sampai, pertama harus di cari adalah loket pembelian kartu untuk MRT. Ada 2 jenis kartu, yaitu Singapore Tourist Pass dan EZ Link Card. Perbedaan 2 kartu tersebut adalah bila menggunakan Singapore Tourist Pass bisa unlimited, tergantung pemilihan harinya. Ada unlimited 1 hari, 2 hari, dan 3 hari dengan masing-masing biaya SGD 10, SGD 16, dan SGD 20. Bila menggunakan Singapore Tourist Pass, dikenakan biaya SGD 10 untuk deposit, dimana uang ini akan dikembalikan pada saat pengembalian kartu. Sedangkan menggunakan EZ Link Card tidak unlimited, biaya akan di kenakan sesuai dengan aturannya, dan bisa top up saldo di loket maupun lewat mesin top up seperti ATM. Untuk pembeliannya seharga SGD 12 dengan keterangan SGD 5 harga EZ Link dan SGD 7 saldo kartu EZ Link.

Kali ini aku lebih memilih untuk EZ Link Card. Selain aktifnya juga masih lama sampai tahun 2023, biaya yang akan di potong juga sesuai dengan pemakaian. Karena kami berniat akan kembali lagi ke Singapore, jadinya kami lebih memilih menggunakan EZ Link Card. EZ link Card yang aku dapat adalah limited edition, yaitu Bad Badtz-Maru. Setelah aku cek di website EZ Link Card, ternyata ada limited edition yang lain yaitu Pompompurin. Hmmm pengen dua-duanya ahahaha. Sebelumnya aku pernah menggunakan Singapore Tourist Pass pada liburan ke Singapore tahun 2014.

5. Perjalanan ke Peninsula Excelsior Hotel

Setelah membeli EZ Link Card, tap kan pada mesin lalu lewati mesin tersebut. Di layar akan di berikan informasi berapa saldo yang masih terdapat pada EZ Link Card. Lalu masuk ke kereta dengan tujuan EW4 Tanah Merah Station. Keberangkatan dari CG2 Changi Airport Station, akan melewati 1 pemberhentian yaitu di CG1 Expo Station. Setelah sampai di EW4 Tanah Merah Station, pindahlah ke kereta dengan tujuan EW29 Joo Koon Station.

Karena MRT terdekat dari Peninsula Excelsior Hotel adalah EW13 City Hall Station, maka akan melewati 8 pemberhentian (EW5 Bedok Station – EW6 Kembangan Station – EW7 Eunos Station – EW8 Paya Lebar Station – EW9 Aljunied Station – EW10 Kallang Station – EW11 Lavender Station – EW12 Bugis Station). Sehingga pada pemberhentian ke 9 tepat di EW13 City Hall Station.

EZ Link Card

EZ Link Card

Peninsula Excelsior Hotel

Reservation of Peninsula Excelsior Hotel

Daylight View from Peninsula Excelsior Hotel

Daylight View from Peninsula Excelsior Hotel

Cari Exit Gate yang terdapat Bus Station agar lebih dekat jarak dari station menuju hotel. Kemudian berjalan kaki sekitar 2 sampai 3 menit maka sampailah di Peninsula Excelsior Hotel.Setibanya di Peninsula Excelsior Hotel, bagasi di titipkan di resepsionis yang berada di lantai 1. Kami diberikan tanda terima bagasi lalu naik ke lantai L untuk check in. Kurang lebih sekitar pukul 12.30pm kami sudah melakukan proses check in. Hal yang diminta adalah paspor kami. Mereka melakukan pengecekan bila nama tidak ditemukan, maka yang akan diminta adalah data booking-an.

Nanti paspor akan di scan oleh mereka, mereka akan bertanya mau king bed atau twin bed. Lalu akan diberikan kunci kamar. Fasilitas lebihnya, setiap kamar diberikan smartphone yang sudah terdapat internet dan bisa melakukan telepon international dan antar kamar secara gratis. Jadi itu smartphone aku bawa kemanapun aku pergi. Tetapi ada kekurangan dari smartphonenya yaitu baterainya yang drop. Mungkin bisa jaga-jaga juga bawa powerbank yah.

6. Singapore Flyer

Hari pertama tiba di Singapore, kami memutuskan untuk menaiki Singapore Flyer yang berlokasi di 30 Raffles Ave, Singapore 039803. Singapore Flyer merupakan kapsul pengamatan tertinggi di dunia dengan ketinggian 165 meter. Flyer yang dimiliki oleh Singapore ini lebih tinggi 5 meter dari Star of Nanchang di China dan 30 meter lebih tinggi dari London Eye di Inggris. Dari informasi yang aku baca di internet, Singapore Flyer menawarkan pemandangan 3 negara sekaligus, yaitu Singapore, Malaysia (Johor), dan Indonesia (Batam).

Kami berangkat dari Peninsula Excelsior Hotel menuju Singapore Flyer menggunakan MRT. Kami berjalan dari hotel menuju EW13 City Hall Station kurang lebih 3 menit. Kemudian kami naik MRT dengan tujuan EW1 Pasir Ris Station, jalur train warna hijau East West Line. Setelah sampai di EW12 Bugis Station, pindah kereta dengan warna biru Downtown Line DT14 Bugis dengan tujuan DT19 Chinatown Station. Kemudian kami turun di DT15 Promenade Station dan berjalan menuju Singapore Flyer.

Singapore Flyer Tickets

Singapore Flyer Tickets

View from Singapore Flyer

View from Singapore Flyer

We were in Singapore Flyer

We were in Singapore Flyer

Menurutku seharusnya akan lebih mudah dan gampang bila menggunakan bus. Dari hotel berjalan ke Supreme Ct Bus Station selama kurang lebih 4 menit dengan jarak 400m. Tiba di Supreme Ct Bus Station, naik bus dengan nomor 195. Melewati Pan Pacific Hotel Bus Station, kemudian turun di Marina Ctr Ter Bus Station. Kembali berjalan selama kurang lebih 3 menit dengan jarak 190 meter untuk tiba di Singapore Flyer. Setiba disana, kami membeli tiket untuk masuk ke Singapore Flyer seharga SGD 33 per orang dewasa.

Sebelum naik ke Singapore Flyer, tiket kami di scan terlebih dahulu dilanjutkan dengan pengecekan x-ray barang bawaan kami. Kemudian ada sesi foto yang nantinya kami bisa beli setelah menikmati pemandangan indah yang kami lihat dari Singapore Flyer. Kurang lebih kami berada di dalam kapsul selama 30 menit. Mungkin kurang lebih kapasitas per kapsul adalah 10 sampai 20 orang. Pemandangan yang aku lihat benar-benar indah. Terutama Marina Bay yang di penuhi dengan lampu-lampu sehingga pemandangannya sangat cantik.

Setelah dari Singapore Flyer, kami mampir ke Subway untuk makan malam. Aku membel Chicken & Bacon Ranch seharga SGD 7.60 untuk di take away. Kemudian kami berjalan mencari MRT terdekat untuk kembali ke hotel dan kami memilih CE1 Bayfront Station. Padahal sebenarnya yang terdekat adalah CC4 Promenade Station. Kami dari CE1 Bayfront Station akan turun di EW13 City Hall Station. Pertama kami menggunakan Circle Line dan berganti train di CC4 Promenade Station untuk menggunakan Downtown Line. Kami kemudian naik train dengan tujuan DT1 Bukit Panjang Station dan berhenti di DT14 Bugis Station untuk pindah train lagi menggunakan East West Line dengan tujuan EW29 Joo Koon Station. Kami turun pada pemberhentian pertama di EW13 City Hall Station, jalan menuju pintu keluar dengan tanda Bus Station agar lebih dekat menuju hotel. Akhirnya setelah kami sampai di hotel, kami lanjut beristirahat untuk mempersiapkan trip esok hari.

View from Peninsula Excelsior Hotel

View from Peninsula Excelsior Hotel

7. Snow City di Jurong East

Hari kedua kami memutuskan untuk pergi ke 2 tempat, yaitu Snow City pada siang hari dan Merlion Park pada malam hari. Snow City berlokasi di 21 Jurong Town Hall Road, Singapore 609433. Disana kita bisa bermain salju dan Snow City lebih cocok untuk tempat bermain anak-anak. Dulu di Bali, tepatnya di Central Parkir Kuta disaat aku masih kecil juga ada semacam Snow City itu.  Tiket untuk masuk ke Snow City seharga SGD 18, tetapi karena aku dengan temanku membeli menggunakan promo yang terdapat di smartphone yang dapat dari hotel, sehingga hanya mengeluarkan biaya sebesar SGD 9.5 saja. Pembelian tiket promo itu menggunakan kartu kredit. Kami semua berangkat ke Snow City sekitar pukul 10.30am menggunakan MRT.

Snow City at Jurong East

Snow City at Jurong East

Seperti biasa kami berangkat menggunakan MRT dari EW13 City Hall Station menggunakan jalur East West Line. Tujuan yang digunakan adalah EW29 Joo Koon Station. Kami sampai tujuan pada pemberhentian ke 11 yaitu EW24 Jurong East Station. Setelah turun dari EW24 Jurong East Station, kami berjalan menuju Snow City. Tiket yang kami beli sudah termasuk jaket dan sepatu khusus untuk masuk ke Snow City. Selop tangan bisa disewa di tempat pembelian tiket seharga SGD 2.10 saja, dan bisa juga kalau membawa selop tangan sendiri agar tidak mengeluarkan biaya lagi. Disana juga ada loker penitipan barang dengan biaya SGD 2 dan harus menggunakan koin. Untuk sentuh layarnya musti penuh kesabaran yah hahaha. Aku dan ibu hanya sebentar aja di dalam Snow City karena enggak kuat dingin.

Lalu kami kembali ke hotel menggunakan bus. Kami berjalan dari Snow City menuju BLK 134 Bus Station kurang lebih sekitar 7 menit. Sesampai di BLK 134, aku dan ibu menunggu bus nomor 197 Bedok Int. Kurang lebih perjalanan ditempuh selama 1 jam, jalanan agak ramai karena sepertinya jam pulang kantor. Bus yang kami tumpangi berhenti sebanyak 30 kali yaitu Jurong East Lib, Opp Jurong Town Hall, German Ctr, Opp Cycle & Carriage, Opp The Infiniti, Opp Hong Leong Shop Ctr, Blk 431, Blk 426, Aft Clementi Swim Cplx, Aft NUS High Sch, SIT Dover, Opp NUH, Opp PSB Science Pk Bldg, Opp Normanton Pk, Alexandra Hosp, Opp OG Fty, Blk 1, Opp Pacific Tech Ctr, Opp SPRING S’pore Bldg, Opp Bt Merah Town Ctr, Blk 119, Blk 201, Opp Blk 140, Opp Blk 149, Aft Jln Bt Merah, Bef Hosp Dr, Bef Outram Rd, People’s Pk Cplx, Opp Hong Lim Pk, dan Clarke Quay Stn. Setelah itu barulah kami tiba di Armenian Ch Bus Station.

Baca Juga : Trip to Singapore Part 2

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Lanjut baca Trip to Singapore Part 2 yah, disana aku ceritakan perjalanan ke Merlion Park, Victoria Theatre, Armenian Church, tempat makan yang dekat banget sama hotel yaitu Sidewalk. Enggak itu aja, juga ada perjalanan ke Sentosa Island.